Request intake yang tercatat
Komplain tenant masuk dengan konteks unit, requester, kategori, bukti, dan status agar tidak tersebar di percakapan informal.
Solusi Propertek
Propertek memposisikan komplain tenant sebagai workflow mobile app, bukan WhatsApp, karena proses ini membutuhkan kategori, bukti, status, tindak lanjut, dan kontrol operasional yang lengkap.

PROPERTEK / RUANG LINGKUP
Terhubung dalam kontrol operasional Propertek
Satu konteks properti. Alur kerja yang terhubung.
Dalam operasional sehari-hari
Komplain tenant masuk dengan konteks unit, requester, kategori, bukti, dan status agar tidak tersebar di percakapan informal.
Tim pengelola dapat memantau status komplain, tindak lanjut, dan konteks operasional dari sistem Propertek.
WhatsApp digunakan untuk layanan rutin seperti pengumuman, blast invoice, inquiry pembayaran, dan Pembelian Token, bukan untuk klaim komplain.
Yang perlu dipahami
Propertek menghubungkan billing, transaksi tenant, laporan keuangan, dan maintenance gedung. Kebutuhan properti Anda menjadi konteks untuk menentukan alur yang tepat.
Membantu tenant relation dan customer service melihat status layanan dengan lebih rapi.
Menjaga komplain tenant sebagai proses yang memiliki data, bukti, status, dan tindak lanjut.
Membantu building manager mengontrol visibilitas layanan tanpa mengklaim eksekusi maintenance penuh.
Tidak dalam scope saat ini. Komplain tenant tetap melalui aplikasi mobile Propertek agar bukti, kategori, status, dan tindak lanjut tercatat lebih rapi.
Propertek mendukung intake dan visibility layanan tenant. Eksekusi maintenance internal tetap berada di luar boundary Propertek.
Langkah berikutnya
Diskusikan kebutuhan operasional dan langkah berikutnya bersama tim Propertek.