Bendungan memiliki peran penting dalam mengendalikan banjir, menyediakan pasokan air, dan mendukung irigasi serta pembangkit listrik. Di Indonesia, sejumlah bendungan dibangun untuk menahan aliran sungai besar dan mengurangi risiko banjir di daerah pemukiman serta pertanian.
Beberapa bendungan bahkan menjadi andalan nasional karena kapasitasnya yang besar dan fungsinya yang multifungsi. Sobat Propertek dapat simak artikel ini untuk mengetahui apa saja bendungan terbesar di Indonesia yang berperan dalam mencegah banjir.
Ringkasan
|

Bendungan Jatiluhur merupakan bendungan terbesar di Indonesia dengan luas waduk sekitar 8.300 hektar. Bendungan ini berfungsi untuk mengendalikan banjir, menyediakan air irigasi, serta mendukung pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, Jatiluhur juga menjadi sumber pasokan air bersih bagi masyarakat di sekitarnya.

Bendungan Gajah Mungkur memiliki luas sekitar 4.500 hektar dan berfungsi untuk mengendalikan banjir di daerah Wonogiri, menyediakan irigasi bagi pertanian, serta mendukung pembangkit listrik tenaga air. Bendungan ini juga menjadi pusat rekreasi dan wisata lokal.

Bendungan Wonorejo memiliki luas waduk sekitar 900 hektar dan membantu menahan air Sungai Brantas, mengurangi risiko banjir di Surabaya dan sekitarnya, serta mendukung irigasi pertanian. Bendungan ini juga menjadi kawasan rekreasi dan penunjang ekosistem lokal.

Bendungan Cirata memiliki luas waduk sekitar 6.000 hektar dan terkenal dengan kapasitas besar untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Selain pengendalian banjir, bendungan ini juga dimanfaatkan untuk irigasi pertanian dan kegiatan perikanan.

Bendungan Sempor memiliki luas waduk sekitar 3.100 hektar. Bendungan ini membantu menahan aliran Sungai Sempor, mengurangi risiko banjir, serta menyediakan air untuk irigasi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Bendungan Sutami memiliki luas waduk sekitar 4.000 hektar dan digunakan untuk pengendalian banjir, penyediaan irigasi, serta pembangkit listrik tenaga air. Infrastruktur ini menjadi penting untuk mendukung kebutuhan energi dan pertanian di Jawa Timur.

Bendungan Saguling memiliki luas waduk sekitar 4.500 hektar. Bendungan ini berperan strategis dalam pembangkit listrik, pengendalian banjir, dan irigasi pertanian, membantu mengatur aliran Sungai Citarum sehingga risiko banjir di wilayah hilir dapat diminimalkan.
Bendungan berperan sangat penting dalam pengendalian banjir, penyediaan air irigasi, dan pembangkit listrik di Indonesia. Dengan luas waduk yang besar dan fungsi multifungsi, bendungan seperti Jatiluhur, Cirata, dan Saguling menjadi andalan dalam mengurangi risiko banjir di daerah hilir.
Selain mencegah banjir, bendungan juga mendukung kegiatan pertanian, penyediaan air bersih, energi, dan bahkan menjadi destinasi rekreasi. Memahami fungsi dan luas bendungan terbesar di Indonesia membantu kita menghargai peran strategis infrastruktur ini dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan nasional.
Referensi: